BAYAH – Korban banjir dan longsor di Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah khawatir akan bencana susulan. Potensi longsor dan banjir dinilai masih besar karena belum ada tindakan dari pemerintah untuk membangun tembok penahan tanah (TPT) dan beronjong.
Demikian disampaikan Sekertaris Desa Pamubulan Sudaryat kepada Radar Banten, Jumat 24 Februari 2012. “Saat ini, warga memasang karung batu dan bambu untuk menahan banjir. Sementara untuk menahan longsor, hanya dengan beronjong darurat dari kawat,” ujarnya.
Demikian disampaikan Sekertaris Desa Pamubulan Sudaryat kepada Radar Banten, Jumat 24 Februari 2012. “Saat ini, warga memasang karung batu dan bambu untuk menahan banjir. Sementara untuk menahan longsor, hanya dengan beronjong darurat dari kawat,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan sembako dari Pemkab Lebak belum diterima, tetapi sudah mendapat informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak akan datang ke tempat bencana. “Informasi dari BPBD Lebak, masih dalam perjalanan,” ucapnya.
Kata Sudaryat, panjang tanggul yang dibutuhkan untuk menahan banjir sekira 700 meter dengan ketinggian 2,5 meter hingga 3 meter. Sementara untuk tembok penahan longsor sepanjang 300 meter dengan ketinggian 15 sampai 20 meter. “Namun sejauh ini belum ada upaya dari Pemkab Lebak untuk mengantisipasi bencana susulan,” terangnya.
Kasi Trantib Kecamatan Bayah Usep Saepudin mengungkapkan, sekira pukul 13.00 WIB, bantuan sembako dari BPBD Lebak sudah diterima korban banjir dan longsor. “Bantuan sudah diterima dari BPBD Lebak,” terangnya melalui pesan singkat.
Sekadar diketahui, hujan yang mengguyur Kecamatan Bayah, Rabu (22/2) malam, mengakibatkan tebing setinggi 15 meter di Kampung Cipetir, Desa Pamubulan longsor dan menimpa permukiman warga. Material lumpur dan batu dari bukit menerjang lima rumah. Akibatnya, dua rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Kemudian akibat tanggul penahan banjir Sungai Cipamubulan sepanjang 350 meter jebol, mengkibatkan 38 rumah terendam banjir dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak Muklis membenarkan, jika anggota BPBD Lebak sudah menyalurkan bantuan sembako. “Staf saya sudah meluncur ke lokasi bencana pagi hari,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon. (mg-11/run/ags).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar